Telkom TV

Bisnis Indonesia — Telkom akan mengembangkan layanan televisi berbayar satelit, melalui Telkomvision, pada pertengahan 2007.  “Tahun ini Telkom akan serius dalam mengembangkan produk itu, sebagai bagian dari `Corporate Action` Telkom dalam mengembangkan Telkom Group di bisnis Multimedia,” kata VP Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia.

Telkomvision adalah salah satu anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang TV Berbayar (Pay TV), baik TV Satelit (DTH) maupun TV Kabel (Digital CATV Broadband). Menurut Eddy, terkait dengan peluncuran layanan TV Satelit Telkomvision, berbagai persiapan sedang dilakukan, seperti meningkatkan kualitas “Head End Satelit” yang berlokasi di Cibinong, Persiapan layanan 24 jam “call centre” dengan kode akses 12047 yang dikelola besama PT Indomedia, serta penguatan sumber daya manusia di bidang bisnis TV berbayar, guna peningkatan pelayanan kepada pelanggan.  TV Satelit Telkomvision akan menjadi satu-satunya layanan `Pay TV` di Indonesia yang menggunakan frekuensi transmisi satelit `C-Band` yang akan menjamin kualitas penerimaan prima dalam segala cuaca.

TV Satelit Telkomvision hadir dengan ragam layanan yang dikemas dalam beragam paket menarik, dengan tarif yang sangat terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat. Khusus di kota-kota besar, TV Satelit Telkomvision akan dilengkapi dengan produk Telkom Speedy, dalam penyediaan layanan Internet yang saat ini dibutuhkan pelanggan.

TV Satelit Telkomvision berbeda dengan operator “Pay TV” lainnya, karena hanya dengan menggunakan receiver parabola biasa (free to air) maka pelanggan dapat menikmati paket-paket layanan Telkomvision yang sangat menarik. Selain itu, pelanggan tetap dapat menikmati siaran-siaran lokal maupun siaran dari China, India, Arab, yang jumlahnya bisa lebih dari 100 “channel” secara gratis, hanya dengan perangkat tambahan (LNB & Kartu Tayang) dapat menangkap siaran dari satelit .

Eddy mengemukakan, pengembangan produk TV Kabel dan Satelit ke depan akan dirancang untuk memberi kemudahan kepada pelanggan dalam menikmati produk layanan Telkom, melalui sistem prabayar berupa “voucher” isi ulang, yang merupakan produk pertama di Indonesia untuk bisnis “Pay TV”.

Layanan “Pay TV” Telkomvision khususnya yang berbasis TV kabel saat ini telah berjalan baik di beberapa kota besar. Untuk meningkatkan layanan, segera dilakukan pembangunan tambahan jaringan sebanyak 500.000 sambungan di lima kota besar, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang dan Denpasar.

Sementara itu, menurut data saat ini terdapat tidak kurang dari 20 juta pesawat televisi di sembilan kota besar Indonesia. “Dengan meningkatnya pendapatan masyarakat dan kebutuhan informasi, hiburan serta layanan multimedia lainnya, Telkom optimis kehadiran Telkomvision akan disambut baik oleh masyarakat,” paparnya menambahkan.


Komentar ditutup.