H+3

Itu bukan rumusan hidrogen lanjut, bukan juga jenis bom baru yang lebih dahsyat dari bom hidrogen.

Tapi itu adalah 3 hari setelah lebaran bagi seorang bujangan yang ndak masak 🙂

Emang kenapa dengan H+3?
Ndak penting sih, cuman tempat makan se Medan kota ndak ada yang sepi.
Aku yang bulan puasa lebih sering makan roti tawar jadinya pingin makan yang pedas2 nih di H+3. Resto Koki Sunda idola hari ini, tadi lewat belum buka, jadinya ngikut antri lah di Solaria.

Hasilnya lumayan lama antri, buktinya sempat juga bbrp paragraf kan? Power of mobile blogging  🙂
Tapi ada efeknya juga, karena lama, pasti makannya jadi enak karena dah kelaparan.

Maunya sih ndak kemana2 tapi mumpung libur maunya naikin kapasitas RAM si Fujitsu biar jadi 512MB or 1GB. (Tapi setelah muter2 karena katanya si mas teknisi masih pake versi DDR1, jadinya susah di upgrade – akhirnya yang diupgade adalah isi perutnya dulu lah)

Yang jelas tahun2 lalu ndak pernah makan2 di pusat keramaian pas tanggal2 gini. So, tahun ini pemandangan baru.

Harusnya juga hari ini Bhawikarsu-ers 1991 pada ngumpul reuni tahunan yang kayaknya 5 tahun terakhir ini ndak pernah kelewat. Tapi kayaknya tahun ini harus kelewat. Moga2 tahun depan bisa hadir lagi 🙂

15 menit dan berlanjut…..

Yumm, frozen capucino .;


Tinggalkan pesan/komentar