New Beemer Tailpipe @Tuktuk

Beemer akhirnya dapat asesoris baru,

Setelah menunggu *couple of month* akhirnya my Beemer bisa dapat tailpipe baru sesuai kondisi orisinalnya alias replica of the original one. Kebetulan temen satu club *mr. Akuang* baru dapat satu lagi BMW R25/2 yang se type sama my Beemer dan dia tidak punya tailpipe buat new Beemernya.

Selidik punya selidik ternyata Mr. Akuang (the one with new BMW R25/2) punya channel khusus yang bisa bikin tailpipe sesuai dengan aselinya.

Mak nyoooossss, kebetulan juga my existing tailpipe di my Beemer (25/2) adalah tailpipe buat R26 jadi rada ndak ngepas. Akhirnya biar bisa bikin bareng akhirnya Mr. Akuang sekaligus bikin 2 replica, satu buat his beemer satu lagi mine.

tailpipe

Tapi meskipun sudah jadi lebih dari sebulan yang lalu, kesempatan masang belum datang juga karena proses finishing my tailpipe (nikel & chrom) baru bisa selesai minggu lalu.

Jadi akhirnya setelah menunggu selama dua bulan akhirnya my beemer bisa dapat new tailpipe :-) Selamat ya, dan jangan suka ngambek. Sekarang ini si beemer masih kadang ngambek kalo diajak jalan panjang suka kecapekan dan tiba2 pingsan di jalan 🙂

Nah, sekarang setelah my beemer dapat asesoris baru jadinya bole juga buat di ambil gambar-gambar new versionnya, yang bisa diliat di http://album.sonnyhidayat.net or kalau mau langsung ke album si Beemer ada di http://album.sonnyhidayat.net/thumbnails.php?album=8

Selamat ya my Beemer ……


2 Respon untuk “New Beemer Tailpipe @Tuktuk”

  1. Selamat pagi Bro Sony, wah aku terus terang terkagum -kagum dengan apa yang sudah bro Sony lakukan karena teryata bukan aku sendiri yang dengan bersusah payah mewujudakan sebuah impian beemer yang betul-betul nyaman di tunggangi tetapi nyaman juga dipandang, bro Sony aku adalah salah satu penggemar BMW type apa saja, karena semasa sewaktu aku kecil yang tinggal di daerah Kwala Bingai yaitu daerah yang berada antara kota “Binjai dan kota Tanjung Pura” telah jatuh cinta pada padangan pertama yaitu sebuah sepeda motor yang waktu itu dipakai oleh seorang tuan besar Perkebunan tembakau yang berkebangsaan Belanda, yang aku ingat adalah logo di tangkiya yang bertuliskan BMW, sejak itu dan sampai sekarang ini kegagahan Beemer itu terus terpatri di benaku. Berjalanya waktu tidak membuatku lupa dengan tulisan BMW tersebut, dan setelah aku melanjutkan sekolah ke kota Jakarta, kebetulan aku kuliah di tenik mesin dan aku telah memahami betul bahwa teryata motor merek BMW tesebut adalah sebuah motor yang legendaris….he…he…, saat ini aku sedang menyelesaikan rekondisi tiga unit Beemer (2 unit R 25/2- 1952&1953)dan satu unit R25/3 1955. sekali lagi aku angkat jempol dua buat bro sony, dan pesan saya mari kita selamatkan peninggalan bersejarah ini yang mempunyai nilai historis dan seni yang tinggi.

  2. mampir nich…
    menarik sekali blog anda dan saya menyukainya..
    salam….
    oh ya ada sedikit info nich tentang kayu jabon dan bibit jabon semoga bermanfaat… 🙂

Tinggalkan pesan/komentar