Over Valued : Am I ?

Eric Clapton alias Mr. Slowhand adalah salah satu seniman yang sering dipersepsikan orang sebagai over-valued artist.

Mr. Slowhand

Artinya orang menganggap bahwa penghargaan yang diberikan orang kepadanya lebih dari kemampuan atau hasil-hasil karyanya yang less-fenomenal. Orang bilang bahwa musiknya sederhana, tidak rumit dan mudah untuk dibuat (benarkah?). Tetapi desain antar muka Google juga mudah dan tidak rumit, kenapa semua orang menggunakannya?

Meskipun aku sendiri tidak setuju dengan pendapat orang tentang Eric, karena usaha pencarian jati dirinya memang sangat berliku dan harus melalui jalan panjang untuk dapat eksis di jenis musik yang banyak digawangi oleh musisi hitam itu.

Aku sendiri lebih cocok memberikan gelar over-valued artist kepada Paris Hilton – yang katanya pernah masuk Guinness Book of Record dengan kriteria yang aneh- artis yang paling terkenal dengan alasan yang paling tidak jelas.

Tetapi siapapun dia, seseorang harus berhati-hati dengan status over value atau under value dengan apa yang dilakukannya sekarang. Jadi, kalau sekarang aku bertanya : hmm untuk saat ini apakah aku dalam kondisi under-valued, over-valued or pas-pas-an saja?

Bagaimana memastikan bahwa aku memang under-valued, over-valued or pas-pas-an saja?

Kalau sedang berbicara informal dengan rekan-rekan yang memang tidak formal, aku sering kali bisa mendefinisikan hal ini dengan cukup mudah:

Pas-pas-an:

Jika anda keluar dari pekerjaan anda sekarang dan menggantinya dengan berwiraswasta atau bekerja di perusahaan lain dan kemudian mendapatkan pendapatan/penghargaan setara dengan yang anda terima sekarang : hmm kemungkinan memang anda pas bekerja disana dan seimbang. Beberapa orang bilang bahwa ini adalah simbiosis mutualisme.

Under-Valued:

Jika anda keluar dari pekerjaan anda sekarang dan menggantinya dengan berwiraswasta atau bekerja di perusahaan lain dan kemudian mendapatkan pendapatan/penghargaan lebih dari yang anda terima sekarang : indikasi yang bagus bahwa anda dalam status under-valued. Beberapa orang bilang : anda mengabdi untuk perusahaan …. 🙂

Over-Valued:

Jika anda keluar dari pekerjaan anda sekarang dan menggantinya dengan berwiraswasta atau bekerja di perusahaan lain dan kemudian mendapatkan pendapatan/penghargaan kurang dari yang anda terima sekarang (atau malah ndak bisa dapat kerja lagi) : indikasi yang bagus bahwa anda dalam status over-valued. Beberapa orang bilang : be-na-lu. Untuk anda yang berada di posisi ini, pilihan yang terbaik adalah bertahan, kecuali ada perampingan berikutnya di lingkungan kerja anda, anda adalah prioritas pertama.

Beberapa kawan bilang juga bahwa kalau dia pindah ke perusahaan lain dan kemudian tidak bisa mendapat pendapatan yang sama mungkin bukan berarti over value, tetapi mungkin karena pendidikan yang didapat sudah cocok dengan pekerjaan sekarang dan sistem kerja yang berbeda di perusahaan yang lain. Ya, itu mungkin benar, tetapi dalam keadaan umumnya aku lebih suka membagi dalam tiga kriteria di atas.

Sekarang giliran anda untuk menentukan posisi anda dimana? Saya yakin masih ada kesempatan untuk berpindah dari Over-Valued menjadi Under-Valued dan sebaliknya.

Kalau aku …. saat ini sedang mengkalkulasinya …

Upah = (kerja dari jam 8 pagi s/d 6 sore ) * Rp. YYYY + bonus (bulanan/TW/tahunan) = 0 ?

🙂


Tinggalkan pesan/komentar