Blog yang baik dan benar

February 9th, 2008 Sonny Hidayat post in Kategori TLKM | 13 Komentar » |

Seperti Yus Badudu dalam topiknya "Bahasa Indonesia yang baik dan benar", apakah juga terdapat statemen yang sama dalam konteks Blog?

Blog yang baik dan benar.

Ya, adakah statemen seperti itu untuk kegiatan blog?

Kalau kita tanyakan kepada programmer, serious blogger, atau wartawan, aku yakin jawabannya juga berbeda-beda. Berbagai jawaban yang aku bayangkan akan mungkin muncul dengan adanya statemen itu adalah:Buku Blog

  • Blog yang baik dan benar adalah paling tidak bisa menyediakan feednya dengan mudah [dan kalau mungkin support multi platform feed Atom, RSS 2.0, RSS 1.0, RSS 0.92]
  • Blog yang baik dan benar adalah yang secara konsisten menggunakan bahasa standar [Inggris atau Indonesia dengan grammar yang benar]
  • Blog yang baik dan benar adalah blog yang mampu menyediakan tulisan fresh setiap hari atau secara umum semakin sering muncul tulisan baru akan semakin baik.
  • Blog yang baik dan benar adalah blog yang mampu mengutip pernyataan atau mengambil sumber informasi yang sahih dan tidak bersifat ambigu [dualisme]
  • Blog yang baik dan benar adalah blog yang selalu menyertakan informasi/link untuk setiap unfamiliar word/kosa kata yang dituangkan dalam setiap tulisan.
  • Blogger yang baik tidak melakukan one-liner blog, alias hanya menuliskan satu kalimat dan kemudian mempostingkannya.
  • Blog yang baik dan benar berisi tulisan atau posting merupakan karya orisinal individu penulis blog.
  • Blog yang baik dan benar bukan hanya memberikan komentar atas kejadian-kejadian yang timbul di sekeliling kita.
  • Blog yang yang baik dan benar bukan hanya memberikan komentar atau ulasan produk barang, hasil tulisan orang lain, buku-buku orang lain.
  • Blog yang baik dan benar seharusnya merupakan pengalaman pribadi dari penulis dan bersifat non fiksi.
  • Blog yang baik dan benar selalu mencantumkan asal tulisan jika seorang blogger mengambil sumbernya dari tulisan lain.
  • Blog yang baik dan benar adalah blog yang mematuhi kaidah netiket komunikasi.
  • Blog yang baik dan benar selalu menawarkan hal-hal dan pemikiran baru dalam tulisan-tulisannya.

Mungkin prasyarat-prasyarat tersebut di atas akan muncul jika kita ingin membuat satu statemen : Blog yang baik dan benar.

Aku sendiri setuju dengan adanya statemen "Blog yang baik dan benar" dan mungkin akan menyetujui beberapa prasyarat diatas. Tetapi dalam konotasi kebebasan berbicara, aku terpaksa harus tidak menyetujui prasyarat-prasyarat di atas. Karena menurut aku Blog benar-benar mewakili opini dan pendapat seseorang.

Blog = anda.

Tidak ada manusia yang sempurna, selalu ada maling di kampung kita, selalu ada perverted person di antara kita, selalu ada kekurangan untuk menjadi manusia, dan semua orang tidak kan pernah bisa menjadi ideal.

Oleh karenanya untuk kemajuan budaya kita dan keragaman pemikiran Indonesia, aku terpaksa harus menyetujui bahwa "Blog yang baik dan benar" hanya mempunyai satu prasyarat : "Mewakili apa yang kamu pikirkan. Titik."

Selama blog yang ditulis seseorang sudah mewakili apa yang ada dalam benak penulis blognya, blog tersebut sudah baik dan benar. Prasyarat seperti diatas? Kalau untuk menjadi ideal? Iya. Tapi ketika seseorang menulis pemikirannya dan membuka dirinya untuk dunia, tidak selalu bermakna mereka ingin menjadi malaikat yang ideal dimata programmer, serious blogger, wartawan ataupun orang lain.

Jadi?

Selamat ber-pesta, para blogger mania.

Seperti kata Pak Tino Sidin dalam setiap kali dia memberikan komentar untuk hasil gambar anak-anak didiknya : Bagouuuuuss !! [dengan dua jempol teracung]

Powered by Bleezer


Google vs WordPress

November 17th, 2007 Sonny Hidayat post in Kategori Gaya Hidup, TLKM | 1 Komentar » |

Sebetulnya judulnya ndak pas kalo Google vs wordpress, karena yang mau dibahas justru kesamaan kekuatan diantara keduanya [seharusnya kata sambung diantara juga tidak dipakai -red].

Dengan berbagai fasilitas dan feature-featurenya Google masih tetap mempertahankan kekuatan terbesarnya. Demikian pula wordpress, dengan kekuatan yang sama dengan Google masih menjadi pilihan banyak blogger.

Apa sih yang menjadi kekuatan dari keduanya?

SIMPLE = COMPLICATED = SEDERHANA = KATROK?

Iya, pada waktu instalasi pertama kali wordpress, aku sudah mempersiapkan waktu sejam untuk konfigurasinya, tapi ternyata dengan 3 step-nya eeehhh tibda-tiba sudah selesai. Demikian pula dengan Google, dengan interface nya yang sangat sederhana dan dengan fitur pencarian yang tidak neko-neko dan sangat macho (mengingatkan aku pada Caterpillar pada waktu memproduksi mesin berat dengan lempeng besi yang terlalu berlebihan :) ) menghasilkan hasil pencarian yang sangat cepat.

Berbeda dengan Yahoo yang mempunyai pernik-pernik yang cenderung disukai oleh kaum Hawa, kita yang mempunyai jalur internet tidak terlalu cepat justru agak terbebani dengan pernak pernik ini. Aku sendiri sangat mengagumi simplisitas keduanya, dan selalu berharap semakin ke depan justru akan semakin sederhana.

_________


Simple is fun

November 14th, 2007 Sonny Hidayat post in Kategori Gaya Hidup, TLKM | No Comments » |

Small is beautiful. Simple is fun. Tapi dalam kasus penemuan-penemuan besar, yang simple ini justru yang paling membawa pengaruh sangat fantastis. Dalam buku ilmiahnya History of Time, Stephen Hawking hanya menuliskan satu rumus sederhana milik Albert Einsten yaitu E=mc2 yang sangat-sangat sederhana namun dalam bentuk kejamnya mampu membunuh lebih dari 30 ribu penduduk Jepang melalui 2 bom atom yang dijatuhkan pada Perang Dunia II. Dan dengan formula yang sama, mampu membuat semua Kapal Induk Amerika tidak perlu mengisi bahan bakar lagi sampai minimal 30 tahun ke depan. Penemuan Isaac Newton juga mempunyai rumusan yang sederhana. Hampir semua penemuan besar mempunyai formula sederhana. Bandingkan dengan Euler Formula yang cukup rumit, dan meskipun aku pernah mempelajarinya aku belum pernah memanfaatkannya atau melihat orang memanfaatkannya kecuali untuk menjawab soal quiz dosen :-) Jadi … Kalo mau menciptakan satu penemuan besar, kalo perlu rumuskan dahulu rumus sederhananya, baru temukan penemuannya ya … Aku sudah melakukannya :

VWtambahBMWtambahMusicsama denganSonny Hidayat


Goes 2 Nias

November 3rd, 2007 Sonny Hidayat post in Kategori Gaya Hidup, TLKM | 1 Komentar » |

Goes 2 Nias? Siapa? Siapa yang pergi ke Nias? Tapi ngomong-ngomong Nias itu ada dimana? jauh ndak dari Jakarta? Presidennya sudah SBY atau masih Soekarno ? :-) Walah-walah, Nias itu memang daerah yang cukup terpencil, namun demikian pulaunya masih cukup luas, kalau kita mau kelilingi pulau Nias, sehari perjalanan pun ndak akan selesai. Hampir sebesar Bali malah. Pulau Nias terletak di selatan Propinsi Sumatera Utara, dengan kota terbesarnya dinamakan Gunung Sitoli. Untuk mencapai pulau ini ada beberapa pilihan transportasi umum yang biasa digunakan masyarakat.

  1. Jalur darat dan laut. Melalui Kota Medan menuju ke kota Sibolga kurang lebih 10 atau 11 jam perjalanan, ditambah dengan perjalanan kapal laut kayu 9 jam.
  2. Jalur darat dan laut. Melalui Kota Medan menuju ke kota Sibolga kurang lebih 10 atau 11 jam perjalanan, ditambah dengan perjalanan kapal cepat 3 atau 4 jam.
  3. Jalur udara, dengan pesawat kecil (Cessna) dari Medan dapat ditempuh kurang dari satu jam ke Gunung Sitoli.

Namun untuk pilihan 1 dan 2 masih ada unsur ketergantungan alam, yaitu saat masa ombak besar maka perjalanan akan tertunda karena memasuki area Laut Nias ini cukup unpredictable. Emang sih jalur laut cukup murah, kalau pake kapal cepat tarifnya sekitar 120 ribu perak sudah sampai ke Nias, beda dengan tarif pesawat yang hampir 600 ribu perak. Kalau menyebut Nias, yang terlintas di benak masyarakat Sumatra (dan pada umumnya orang Indonesia) adalah seperti ini:Peta Nias

  • Oooo…. Nias. Daerah wisata pulau dengan daya tarik utama lompat batu-nya
  • Nias? Daerah yang barengan dengan Aceh kena Tsunami itu ya?
  • 2 tahun lalu terkena gempa besar yang hampir meluluhlantakan seluruh pulau.
  • Jangan kesana aaaah …. ombaknya besar.

Jadi siapa yang akan pergi ke Nias? Aku? Yup. Aku turut menghantarkan. Yang pergi adalah Speedy. TLKM ADSL based internet access. Per 1 November 2007 ini, Nias sudah mulai dilayani Speedy. TLKM sebagai perusahaan carrier flag telekomunikasi, mulai November ini memasang Speedy disana. Tak hanya disana, tapi juga berbarengan dengan dua daerah terpencil lainnya : Pulau Natuna dan Meulaboh. Sekalian merayakan hari Pahlawan. Ya, dengan cukup banyaknya ekspatriat disana, Speedy emang cukup dibutuhkan. Kalau buat aku, tidak hanya Nias, tapi juga Tebing Tinggi yang pada saat yang sama juga mulai dilayani Speedy. Tebing Tinggi terletak kira-kira 2 jam perjalanan dari Medan menuju ke danau Toba. Jadi selamat menikmati akses internet kecepatan tinggi untuk daerah terpencil ya. Meski dengan keterbatasan infrastruktur disana yaitu jalur penggunaan koneksi masih menggunakan satelit VSAT, tapi kecepatan internet yang telah diinstal masih cukup acceptable. Happy Blogging to Nias & Tebing Tinggi Community ! Vivat TLKM.


Hari Blogger Nasional [Congrats]

October 28th, 2007 Sonny Hidayat post in Kategori Gaya Hidup, TLKM | No Comments » |

Pesta Blogger 2007Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh secara resmi menyatakan hari ini, Sabtu 27 Oktober 2007 sebagai Hari Blogger Nasional.

“Hari ini secara resmi saya menyatakan sebagai Hari Blogger Nasional. Hari ini adalah hari dimana ekspresi terutama ekspresi anak muda, karena masa depan ditentukan oleh anak muda,” kata Menkominfo dalam sambutannya pada acara Pesta Blogger 2007 di Jakarta, Sabtu.

Pesta Blogger 2007 merupakan sebuah acara yang mempertemukan para blogger dari seluruh Indonesia untuk pertama kalinya dan juga mengundang beberapa blogger dari negara tetangga untuk bertemu dan membagi pengalaman serta ilmunya.

Menkominfo mengatakan dirinya memberikan apresiasi positif terhadap acara ini, bahkan berharap agar acara semacam ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya dan tempat penyelenggaraanya bisa digilir digelar di kota-kota besar lain di Indonesia. Adanya komunitas blogger di Indonesia ini, kata Menkominfo, dapat memberikan semangat edukasi dan bermanfaat serta memberdayakan bagi masyarakat banyak sehingga mampu memberikan suara baru edukasi Indonesia. Makin tumbuhnya blogger di Indonesia, menurut Menkominfo merupakan tanda bahwa Indonesia merupakan negara yang menganut kebebasan bagi warganya untuk berpendapat, mengkritisi, berekspresi, berkreasi dan pada akhirnya akan berinovasi bagi pengembangan Indonesia.

“Barangkali bisa ditambahkan tidak hanya menulis, tapi agar bisa dibuatkan lagu blogger suara baru Indonesia. Sebelum tahun 2007 ini berakhir agar sudah ada lagu untuk blogger,” kata Nuh. Bahkan Depkominfo, kata Nuh, menantang dan siap memberikan dukungan penuh serta menyediakan hadiah bagi penyelenggaraan acara Blogger Award Indonesia. Sedangkan Ketua penyelenggara Pesta Blogger 2007, Enda Nasution mengatakan hari ini merupakan hari istimewa dimana para blogger dari seluruh Indonesia bisa bertemu. Enda mengatakan pada awalnya acara Pesta Blogger 2007 hanya diperuntukkan bagi 200 orang, akan tetapi bisa menarik perhatian sampai 500 orang dari 150 ribu blogger dari seluruh Indonesia untuk datang ke acara tersebut.

Berbagai komunitas blogger dari berbagai daerah mengirimkan perwakilannya seperti komunitas Anging Mammiri dari Makassar, Go Ranah Minang, Loenpia.net dari SEmarang, komunitas blog Yogyakarta, bahkan ada dua orang blogger yang datang dari Poso, Sulawesi Tengah. “Antusiasme yang luar biasa dan dukungan yang terus mengalir ini sangat menggembirakan dan menunjukkan betapa aktif dan solidnya komunitas blog di Indonesia. Hal ini juga memperlihatkan bahwa ada begitu banyak orang yang mulai menganggap blog secara serius sebagai alternatif media baru yang patut diperhitungkan,” kata Enda. Enda menambahkan jika aktivitas blogging di Indonesia ke arah yang positif, maka dia yakin blog akan menjadi “Suara Baru Indonesia” sesuai tema acara Pesta Blogger 2007.

Pada Pesta Blogger 2007 juga diadakan pemilihan Blog Favorit dengan kategori “online marketing” dan “sales, women`s issues”, teknologi, blog personal, blog selebriti, current issues, bridge blogging dan blog pendatang baru terfavorit. Pemilihan blog favorit tersebut akan dilakukan oleh 500 peserta Pesta Blogger 2007 untuk memilih 216 blog yang dinominasikan.

Dalam acara tersebut juga diadakan diskusi yang dipandu oleh Wimar Witoelar dengan menghadirkan Menkominfo M Nuh, Ketua Penyelenggara Enda Nasution, Andriyanto Gani dari Wikimu.com, Budi Putra dari Asia Blogger Network dan mengundang partisipasi dari para blogger yang hadir seperti musisi violin Maylafaizza. (Antara)